MUTUNG TRESNA JALARAN SAKA KULINA???

22.28 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (0)

Lagi pusing mikirin tugas dari pak dosen, ei pulang ngampus di jalan liat pacar lagi jalan sama orang lain, dah gitu bermaksud mau nge-refresh pikiran ke sekre malah di kasih kerjaan sama si bos... hahaha... piye tuch kalo kayak gitu...?...mau berbagi baygon ma nyamuk kah?...ato teriak-teriak ndiri di jalan bergaya demonstran berkalung sorban (hehe...judul pilem donk), ato mau nyobain bumper mobil ato truk sekalian kalo mau lebih mantep...

Gimana sih gaya kamu kalo lagi “Mutung”. Mutung (di Indonesiakan ngambek, kalo di ekspor jadi ganti nama Underneath the underneath) merupakan kondisi dimana seseorang mengalami putus asa gara-gara menghadapi sesuatu yang sulit diatasi dan ngerasa ngga nemuin jalan keluar. Mentok batok kayak kepentok-pentok kodok...hehe...

Wajar donk kalo nemuin hal semacam itu... tapi apa harus segitunya...?

Setiap orang pastinya dah pernah menghadapi kondisi semacam itu...(kalo lum pernah sama sekali bisa dipertanyakan tuch gelar ‘orang’nya...hihi..., memang sih kadar orang ngambek berbeda satu sama lain dan setiap individu memiliki parameter tersendiri dengan keadaan yang membuat orang tersebut jadi mutung. Ada yang bilang kalo mutung dapat berfungsi sebagai ajang kontemplasi seseorang untuk menimbang apakah selama ini motivasinya kurang, ataukah berpikir bahwa pekerjaannya terlalu berat, dan mungkin saking sibuknya mikir jadi berasumsi kalo yang dihadapinya memang tidak dapat terselesaikan. Setelah selesai kontemplasi maka dia akan jauh lebih fokus, entah fokus ngerjain atau fokus mutungnya.

Mbak Nining Kristiana, seorang Principal Consultant dari First Asia Consultants, menuturkan bahwasannya ketika kita mulai memasuki dunia kerja, sikap mudah ngambek itu sebaiknya ditinggalkan. Karena, sikap itu menunjukkan bahwa kita tidak dewasa dan belum matang untuk menjadi seorang profesional. Dengan sikap ngambek kita semacam itu, atasan mungkin akan bingung, kita sebenarnya kenapa, atau kenapa kita tiba-tiba jadi moody, tanpa alasan yang jelas. Atau, wajah kita yang terkesan menantang malah akan membuatnya jengkel. Akibatnya, bisa jadi akan timbul niat dalam benak atasan untuk ngerjain kita. Tugas kita akan makin berlimpah, hasil kerja kita pun tak ada yang dinilai baik. kita juga kan yang rugi?. Masih mending kalo ternyata sikap mutung kita dapat respon dari orang yang kita mutungin, tapi kalo ternyata mereka nggak ngeh’ alias cuex bebek lotak-latek malah nambahin beban and malu dewh rasanya...bahasa jawanya ’cilong’, tapi bukan cilongok loh...itu nama daerah and jangan berpikiran kalo orang cilongok berarti orangnya cilong semua... ;p

Janganlah langsung mengambil tindakan emosi, dan lebih baik kita mengungkapkan rasa ketidaksetujuan kita pada orang yang bersangkutan. Berpikirlah kembali mengapa dosen kita ngasih tugas seabreg, atasan ngasih kerjaan setumpuk, pacar mulai nakal sama orang lain, atau ortu telat ngirim duit bulanan...

maybe dosen pingin nglatih keseriusan kita, maybe atasan beranggapan kalo kita yang paling berkompeten dalam kerjaan itu, maybe pacar merasa kurang puas karna kita kurang gede’....(kurang gede perhatiannya maksudnya ^-*), maybe ortu pingin kita ngrasain hidup hemat,,,,padahal sih emang lagi ngga da duit...he...tau gak beliau bontang-banting tulang buat nyari duit,,,sampe-sampe kepala di kaki – kaki di kepala...kitanya aja yang ngga tau atau memang ngga mau tau...hiks46x...hehe.

tapi kalo dah seperti itu kita masih nggak worthed…yo wes mending ngeluh sama orang yang bersangkutan atau paling tidak sama orang yang memiliki kedudukan yang sejajar dengannya...kalo perlu lagi laporin ke orang yang diatasnya...rektor kali, presdir kali, si mbah kali...hoho.

Tetap tak membuahkan hasil juga?,,, Take a Break saja sejenak...entah mau ke pantai, ke gunung buat bertapa, atau ke kuburan sekalian nyari wangsit, itu kembali ke diri kita bagaimana kita biasa mendapatkan sesuatu yang membuat comfort...berleha-leha lah sejenak dan tinggalkan semua masalah itu. Tapi harus diingat setelah semuanya lancar kembalilah dan siap untuk meremas sesuatu yang sudah jadi PR itu. Jangan pernah langsung berpikiran untuk mengambil tindakan ’STOP’, ’CUT’, ’Take enough’, ’Cukup Sampai Di sini’ atau yang lainnya. Mulailah melakukan kontemplasi, karena jika kita memutuskan untuk berpindah kantor maupun berpindah ke lain hati ( jadi kayak lagu ye...) itu adalah tindakan yang salah dan terkesan tergesa-gesa.

Seperti saran mbak Nining, kita seyogyanya tidak terburu-buru membuat keputusan besar. Misalnya, hanya karena bos tak juga mengirim kita untuk training di luar negeri, kita memutuskan untuk berhenti bekerja. Sekalipun kita nanti bekerja di perusahaan lain, tentu dengan atasan yang lain pula, jika kita tetap mempertahankan sikap mudah ngambek ini, tetap saja kita akan mengalami benturan yang sama. “Jadi, intinya, buang jauh-jauh sikap kita yang mudah ngambek itu. Yah… sesekali kesal, sih, tidak apa-apa. Tapi, yang penting, kita paham bahwa mengungkapkan rasa kesal itu juga ada aturannya,” tegas mbak Nining.

Akhir kata sebelum wassalam,

Meski dalam keadaan apapun yang membuat kita mutung, ambilah pelajaran dari mutung itu sebagai proses pendewasaan. Mutung nggak dilarang,,,tapi kalo mutungnya lama-lama kayak lutung (kera.red) loch....nah hati-hati aja kalo ada petugas bonbin yang patroli di jalan mencari lutungnya yang lepas..hehehe... Menghadapi masalah itu hal biasa jadi jangan dibikin luar biasa, Berjalanlah... pasti kita akan menemukan jalan.

Wassalam

Saya sendiri juga hoby mutung koq...tapi tulisan ini tertulis disaat saya tidak sedang mutung loch...hehe ... Jadi mari kita bersama saling belajar dan mengingatkan.

- Y_UP2u_Y -”

Label:

permohonanku padaMu di tahun ini

09.33 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (1)

Buka mataku buka hatiku...
Allah terangilah hidupku dengan sinarMu...
Ya Allah...Tahun itu telah usai...
Ya Allah...Banyak kemaksiatan yang telah aku lakukan...
banyak dosa hina yang aku perbuat...
tanpa ampunanMu tuk mengakhiri tahun itu
sia-sialah hidup setahun itu...
Ya Allah...Namun aku bersyukur akan segala nikmat
yang Engkau beri dalam tahun itu...
Engkau masih berkenan mengijinkan aku menikmati nafas ini...
Engkau masih menyatukan keluarga ini dengan ridhoMu...
Semoga di tahun ini nikmat itu masih mengiringi perjalanan
untuk memperoleh ridhoMu dengan keutuhan keluarga yang
semakin dekat denganMu ya Allah......
Semakin Engkau tuntun hidup ini
Semakin Engkau terangi jalan ini
Semakin Engkau mudahkan setiap rintangan
Semakin Engkau perkaya syukur kepadaMu
Semakin Engkau teguhkan dan kuatkan hati ini
Semakin Engkau bimbing agar selalu mengerti akan
segala cobaan dan peringatanMu
Semakin mengerti akan arti hidup yang Engkau anugerahi
Hanya kepadaMu lah kami berserah diri...
Hanya kepadaMu lah kami kembali...
Dalam kegelisahan...
Dalam kegalauan...
Hanya kepadaMu kami berharap...
Wahai Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Umat...

Analisis Dinamika kelompok pada Organisasi Jepang

00.51 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (1)

Rahasia kesuksesan orang Jepang terletak pada kemampuan mereka
beradaptasi secara cepat. Bangsa Jepang tidak memiliki peradaban
yang hebat dan sejarah yang bisa dibanggakan seperti
Negara – negara lain. Negaranya indah tetapi tidak memiliki
hasil alam yang dapat dimanfaatkan. Orangnya kecil dan pendek.
Namun, dibalik semua kekurangannya itu, mereka berjiwa besar
dan memiliki impian yang melebihi kemampuan geografisnnya.

Faktor utama kesuksesan bangsa Jepang terletak pada budaya kerja, sistem etika, pengelolaan yang bagus, kreativitas, dan semangat juang yang tinggi tanpa mengenal arti kekalahan. Dalam sebuah organisasi Jepang, setiap anggota baik tingkat bawah, tengah, maupun atas memiliki peran yang sama.

Dinamika kelompok diartikan sebagai kekuatan-kekuatan yang terdapat di dalam atau dilingkungan kelompok yang akan menentukan perilaku anggota kelompok dan perilaku kelompok yang bersangkutan dalam bertindak melaksankan kegiatan demi tercapainya tujuan bersama yang merupakan tujuan kelompok. Menurut Mardikanto (1994), faktor-faktor yang termasuk dalam dinamika kelompok antara lain adalah :

  1. tujuan kelompok
  2. struktur kelompok
  3. fungsi dan tugas kelompok
  4. pembinaan dan pemeliharaan kelompok,
  5. kekompakan kelompok
  6. suasana kelompok
  7. tekanan kelompok
  8. keefektifan kelompok
  9. agenda terselubung kelompok.

Pendekatan sosiologis dan pendekatan psikososial dapat dilakukan untuk menganalisis dinamika kelompok yang terjadi di dalam sebuah organisasi.

Organisasi Jepang tidak menyukai individu yang banyak tingkah dan mementingkan diri sendiri, mereka beranggapan kesuksesan adalah hasil kerjasama kelompok. Hubungan antar individu tanpa melihat jabatan dan kedudukan membuat hubungan menjadi erat dan saling melengkapi satu sama lain. Tidak ada jurang pemisah antara pengelola dan bawahan, yang mana hal ini berbeda dengan organisasi di Barat yang memisahkan kedudukan dan status bahkan ruangan kantor, hal tersebut dapat menimbulkan masalah dalam komunikasi yang serius.

Dalam organisasi Jepang, pengelola berawal dari posisi bawahan dan naik secara perlahan. Oleh karena itu, terciptalah sebuah suasana yang akrab dan memahami bawahan. Mereka dapat bekerja sama dan menambah kesetiaan para bawahan kepada pengelola. Sistem yang membuat para pekerja merasa selalu dihargai dan menganggap diri mereka penting bagi organisasi. Disini sangat terlihat dinamika kelompok Organisasi Jepang dalam kekompakan kelompok, suasana kelompok, pembinaan dan pemeliharaan kelompok, dan keefektifan kelompok. Tujuan kelompok pun dapat mengerucut pada tujuan bersama yaitu tujuan Organisasi dengan menanggalkan tujuan masing-masing idividu. Namun demikian, struktur kelompok dalam Organisasi Jepang tidak dapat dikatakan bersifat struktural tetapi lebih bersifat kultural dan fungsional.

Tim kerja merupakan pondasi dasar dalam Organisasi usaha Jepang untuk membentuk interaksi antara anggota tim dan pengelola. Pemimpin merupakan individu yang dapat diterima oleh para anggotanya, hal ini bermaksud menjaga keharmonisan dan semangat di antara mereka sehingga hubungan emosi dan pribadi pun dapat dibangun untuk meningkatkan semangat dan motivasi anggota.

Dilihat dari keseluruhan, organisasi Jepang memiliki dinamika kelompok yang baik, yaitu penerapan sebuah sistem yang membuka kesempatan pengelola kepada pengelolaan organisasi, penguatan hubungan interpersonal para bawahan, dan peningkatan prestasi dan hasil. Y_UP2u_Y - TT Mata Kuliah Pemberdayaan Masyarakat

Label:
08.40 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (0)
07.21 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (0)

Ne album kecil2an yuzu....
iseng2 nyiptain lagu yg agak berbau rocksteady...
tp yuzu kurang PD wat mau mempublikasikan...hehehe
mbok gak ditrima ma orang2...khususnya mas2 "rude boy" di dunia
hehehe...kalo pingin ndengerin mnt lngsng ja ma yuzu yaCh..hehhe
PeacE!!!!

07.04 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (0)

Sexy eyes

Ooh ooh aah aah sexy eyes
I'm gonna take you to paradise
Hey hey my my can't you see
You were born to dance with me

Ooh ooh aah aah sexy eyes
You know I'm never gonna tell you lies
Hey hey my my look at me
You got me feeling free

Na na na...............Sexy eyes
Na na na...............Sexy eyes

Ooh ooh aah aah sexy eyes
I'm gonna take you to paradise
Hey hey my my can't you see
You were born to dance with me

Ooh ooh aah aah hold me tight
Yes I guess you got me hypnotized
Hey hey my my don't you know
I'm gonna love you so - oh yeah

Sexy eyes
Na na na.............Sexy eyes
Na na na.............Sexy eyes

Ooh ooh aah aah sexy eyes
Sexy eyes
Hey hey my my look at me
You got me feeling free - ooh aah

Sexy eyes
Na na na.............Sexy eyes
Na na na.............Sexy eyes

Sexy eyes-with your sexy eyes sexy eyes x 4

Ooh ooh aah aah sexy eyes
I'm gonna take you to paradise
Hey hey my my look at me
You got me feeling free

Label:

GERHANA SKA CINTA

06.40 / Diposkan oleh yuzuv17 / komentar (0)

Gerhana SkaCinta - Terpesona


Kau selalu di hatiku
Tiap detik dan waktu
Engkau masih di hatiku
Walaupun kau tak tahu
Kaulah yang terindah
Seindah taman kota Babylon
Bagai bidadari
Ayu wajahmu tiada terperi
Inginku bersamamu selalu

Kau selalu di hatiku
Kau bertakhta di jiwaku
Cintaku hanya untukmu
Walaupun kau tak tahu

Tapi apa yang kupasti
Kau tak akan kumiliki
Telah kucuba berkali
Kau tak pernah pun peduli

http://profile.myspace.com/index.cfm?fuseaction=user.viewProfile&friendID=72418278

THE HISTORY

A Kuala Lumpur based Ska, Rocksteady, Reggae & Dub band, Gerhana Skacinta (GSC/Gerhana) emerged from the ska revival scene of Malaysia in the late 1990s. While third-wave ska bred new faces and new categories; ska-punk, ska-pop, ska-core, Gerhana Skacinta stayed the traditional path, remaining faithful to a kind of rootsy purity. This purity wasn't based on snottiness or exclusivity, everyone, by all means, is invited to Gerhana Skacintas party but based on a determination that some music is timeless.

Formed by ska enthusiast, Edy King Django Jr, the very first line up are; Rejab + Trombone, Widy + Main Vocal, Bakri + Drum, Jalud + E-Bass & Upright Bass, Didi + Guitar, Fairus + Piano & Organ and Edy himself as Trumpeter & Vocal.

Gerhana Skacinta was Edy's spontaneous idea who hardly thinking for the name of his blue beat band. The idea was to have a classic sound for it. First gig they played was Ska Clinic held at the Artist Club, Jalan Ampang. Offered about a week before the gig and knowing that the time was running out, Edy contacted few friends desperately to get the full line up.

The first line-up of Gerhana Skacinta included Bijan + Keyboard, Acong + bass, Rudy + Drum and Chiwok + 2nd Trombone plus the rest that have been mentioned above. About half a year later, Rudy and Bijan leave the band to further studies. Their position was replaced by Olie, the ex-member of Republic of Brickfields, Carburator Dung and Silent Death. It is an honour for Edy to have Olie in his band since he is one of the pioneer musician in Malaysian underground music scene. Soon as he joined the band, Olie introduced Edy to young and talented Fairus who is a free lance musician graduated from ITM and currently work in MPPJ, to replaced Bijan.Then, Pian who is a friend to Edy joined Gerhana Skacinta casually to fulfill the bands need as a percussionist.

Within a short period of time, Gerhana Skacinta built their own empire and countless fans demanding them to record an album. They have been offered by some record labels, small and big, to sign a contract.However, Edy's strategy was to participated in gigs as much as possible in order to build his own empire of followers, besides to improve their skills in performing lives.

In early 2001, Mr Tang offered Gerhana Skacinta to record a compilation album Tribute to Sweet Charity, with other established band such as Koffin Kanser, Flop Poppy, Butterfingers and others. Edy accepted the challenge thinking that, the time has come and this could be one of a way to maximise the promotion for the band, importantly the music to the local industry and to the wider scope. They covered the song Jangan Tunggu Lama Lama, it was a hit and had a big radio air played.

In Mac 2002, Gerhana Skacinta signed up with Clockwork Records and ready to issued their first single album called Skali Skale, after gaining lots of invaluable experience of shows and winning uncountable crowds. Recorded in Synchrosound Studio, their first EP consists 5 tracks on the record. However, it was an unforgotten moment and a hard time for them since the recording process was delayed when Edy & Widy's mother and Olie's father past away a month before.

Olie, Acong ,Pian and Ciwok left Gerhana Skacinta for some reason in mid 2002. Drum position was replaced by Bakri, an experienced musician who played with few bands with big names such as OAG, Flop Poppy, Koffin Kanser and Republic of Brickfields. Instead of having 2 trombones, the band remained with one powerful blower, Rejab. Lucky Edy to have him as the member of the band who's also Edy's informal trumpet teacher. Rejab work professionally as a musician at Petronas. Later on, came in rare Jalud, a friend of Fairus + a freelance musician. Jalud gives Edy a maximum satisfaction for being able to play the Up-right bass, which what Edy really wants from the very beginning he formed his band.

In the late 2002, Gerhana Skacinta came out with their full length album confidently with the new powerful line up. Boss Sounds 11 track was a skilled refinement of Gerhana Skacinta's formidable talents and appeal. As the band hones its blend of smooth Caribbean melodies and the bluebeat and rocksteady sounds pioneered by the Skatalites, Lord Kithcner and The Wailers in Kingston, Gerhana Skacinta confidently finds its own unmistakable traits, rediscovering pre-ska influences of 1950s' soul, R&B and jazz. Klue magazine placed the album on its best-of list in 2003, reviews praised the bands authenticity and class, and the swell of people in the know grew steadily through the bands hard work and dedication.

In a meanwhile, Gerhana Skacinta featured in lots of magazines such as KONSERT, ROTTW, KLUE, newspapers and interviewed by few radio stations.Impressively, there was no negative write up or bad comments on Gerhana Skacinta but praises.At one point, the band became a favourite band of YTL and WOW fm and a must band to perform for Christmas, National and New Years eve for few years in a row at Starhill and Sungei Wang.

In September of 2004, Gerhana Skacinta came out with their 2nd full album, The New Authentic,a self produced released that sold over 20,000 copies. With it, the ability of the band came to light when they was nominated for few categories in major award winning ceremonies and started to been given chances to be part of the performers for the prestige events. The hit single, Senyuman Ragamu feat. Radhio Oag, allowed the band to achieve mainstream commercial success. Hence, the musical ability and quality of play has further improved and the identity of the band has become clearer to the Malaysians. When most people are not familiar to the sound of ska, being able to hit the radio charts is a good sign for the band in order to introduce it to the entire country. And the truth is, it's the skinheads and the mods who brought Gerhana Skacinta to its place now. These people supported them with no doubts from the very beginning of their journey, and at the very first gig. While majorities looked down to the band's existence, it's the skinheads and the mods who dance to their music. An extra appreciation to Malaysian SKINHEADS & MODS. Gerhana Skacinta belongs to you! For bookings : 0163850137/0122470088

Label: